Sukses Modernisasi Billing System PAM Halmahera Tengah
Implementasi yang berlangsung pada 10-17 Juli 2026 di Weda, Kabupaten Halmahera Tengah, menjadi tonggak penting dalam transformasi digital perusahaan. Kegiatan diawali dengan penandatanganan Letter of Intent (LoI) yang dihadiri jajaran Direksi dan Dewan Pengawas Perumda Air Minum (PAM) Kabupaten Halmahera Tengah, Tim Mentor PAM Tirta Raharja Kabupaten Bandung, serta PERPAMSI sebagai fasilitator.
Tahapan implementasi dimulai dengan pembangunan koneksi jaringan menggunakan Router MikroTik dan konfigurasi server yang terhubung dengan sistem di Kabupaten Bandung. Selanjutnya, tim melakukan migrasi data pelanggan dan transaksi dari aplikasi lama yang tidak memiliki fasilitas ekspor database. Melalui proses ekstraksi, validasi, dan pembersihan data, sekitar 3.500 data pelanggan serta lebih dari 240.000 transaksi rekening air sejak tahun 2019 berhasil dipindahkan ke sistem baru.

Selain migrasi data, dilakukan pula penyesuaian identitas perusahaan, parameter aplikasi, hingga desain bukti pembayaran rekening agar sesuai dengan kebutuhan operasional PAM Kabupaten Halmahera Tengah. Seluruh proses unggah data berlangsung kurang dari 30 menit setelah sistem siap digunakan.
Keberhasilan implementasi tidak hanya ditandai dengan beroperasinya billing system baru, tetapi juga melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Operator memperoleh pelatihan intensif mengenai pengoperasian aplikasi, sementara Direksi kini dapat memantau perkembangan rekening air secara real time melalui dashboard monitoring berbasis Android yang dikembangkan selama pendampingan.
Sebagai masa transisi, sistem lama dan sistem baru dijalankan secara paralel hingga akhir Juli 2026. Mulai 1 Agustus 2026, billing system baru akan digunakan sebagai satu-satunya sistem operasional perusahaan.

Di sela kegiatan, Tim Mentor dan Fasilitator PERPAMSI juga bertemu Bupati Halmahera Tengah, Ir. Ikram Malan Sangadji, M.Si., yang menyatakan komitmennya mendukung penguatan kinerja PAM Kabupaten Halmahera Tengah. Tim turut meninjau Instalasi Pengolahan Air (IPA) Weda berkapasitas 255 liter per detik yang dibangun PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) dan direncanakan akan dihibahkan kepada pemerintah daerah untuk dikelola oleh PAM Kabupaten Halmahera Tengah.
Ke depan, PERPAMSI bersama para mitra akan melanjutkan pendampingan melalui pengembangan layanan pembayaran daring (online payment), monitoring operasional billing system, serta penguatan kompetensi SDM di bidang teknologi informasi. Keberhasilan implementasi ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antarpengelola air minum mampu mempercepat transformasi digital dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. (DA/Sumber: Laporan Fasilitator PKS PERPAMSI)







