Selamat Datang – Welcome – PERPAMSI - Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia - Graha PERPAMSI, Jl. Dewi Sartika 287, Cawang, Jakarta Timur, Telp. (021) 809 3777, (021) 808 81876

MAPAMNAS Forum Organisasi Tertinggi PERPAMSI

Sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), PERPAMSI mengadakan Musyawarah Antar Perusahaan Air Minum Nasional (Mapamnas) setiap empat tahun. Agenda utama Mapaamnas adalah memilih Pengurus Baru PP PERPAMSI dan menetapkan langkah-langkah strategis organisasi ke depan.

Mapamnas adalah pemegang kekuasaan tertinggi dalam organisasi PERPAMSI. Kegiatan ini dihadiri oleh para pemilik hak suara yang tercatat sebagai Anggota Biasa PERPAMSI. Saat ini total Anggota Biasa PERPAMSI tercatat sebanyak 422 penyelenggara sistem penyediaan air minum yang terdiri dari:

- 401 BUMD Air Minum/PDAM berbentuk Perumda dan Perseroda;

- 23 Badan Usaha Swasta berbentuk Perseroan Terbatas (PT);

- 23 Badan Layanan Umum Daerah atau Unit Pelayanan Teknis Daerah, yang beroperasi di bawah Dinas Cipta Karya.

 

Dinamika Demokrasi Tukang Ledeng

Sejak berdiri pada tanggal 8 April 1972, PERPAMSI sudah 13 (tiga belas) kali melaksanakan Mapamnas. Mapamnas pertama diselenggarakan di Kopeng, Jawa Tengah, 7-8 April 1972, periode empat tahun berikutnya dan seterusnya Mapamnas diselenggarakan di kota-kota besar Indonesia yakni Medan, Ujung Pandang, Malang, Surakarta, Bali, Bandung, Jakarta, Makassar, Batam, Palembang. Adapun Mapamnas terakhir kembali diselenggarakan di Jakarta, 6-8 Desember 2017.

Mapamnas XIII diselenggarakan di Hotel Mercure Ancol Jakarta, mengantarkan Erlan Hidayat (Dirut PAM Jaya) sebagai Ketua Umum berpasangan dengan Haris Yasin Limpo (Dirut PDAM Kota Makassar) sebagai Wakil Ketua Umum masa bakti 2017-2021. Namun, belum genap satu tahun menjabat, Erlan harus meletakkan jabatannya selaku Dirut PAM Jaya. Sesuai AD/ART PERPAMSI jabatan Ketum diteruskan oleh Waketum. Haris Yasin Limpo kemudian naik sebagai  Ketua Umum PERPAMSI Pergantian Antar Waktu (PAW) 2018-2021. Pengesahan PAW ini dilakukan dalam rapat Pengurus Pusat dan Dewan Pengawas PERPAMSI di Jakarta, 5 September 2018.

Bertempat di Hotel Grandhika Jakarta, 6-7 Desember 2018, PERPAMSI menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas). Salah satu keputusan Rakernas yakni menetapkan Benny Andrianto (Presiden Direktur PT Adhya Tirta Batam) sebagai Waketum PERPAMSI, mendampingi Haris Yasin Limpo sebagai Ketum. Sementara jabatan Sekretaris Umum diamanahkan kepada Mujiaman (Dirut PDAM Kota Surabaya).

Tak berbeda dengan pendahulunya Erlan Hidayat, jabatan Haris Yasin Limpo sebagai Ketua Umum harus dilepaskan dini dikarenakan jabatannya selaku Dirut PDAM Kota Makassar berakhir per September 2019. Di titik ini sempat terjadi perdebatan yang cukup alot. Terlebih jika mengacu pada Anggaran Rumah Tangga PERPAMSI periode 2017-2021 Pasal 11 Ayat 4 yang berbunyi: “Apabila Ketua Umum berhalangan tetap, Pengganti Antar Waktu Ketua Umum dijabat langsung oleh Wakil Ketua Umum hingga akhir periode kepengurusan dan jabatan Wakil Ketua Umum dipilih dari anggota Pengurus Pusat dalam Rakernas yang dihadiri Ketua dan Sekretaris Pengurus Daerah.”

Titik perdebatan yang mengemuka saat itu dan akhirnya disepakati dilakukan Mapamnaslub adalah karena jabatan Ketum dan Waketum PAW 2018-2021 tidak satu paket. Beruntung, pihak-pihak yang merasa dirugikan dengan keputusan ini bisa menerima semangat dan keinginan mayoritas anggota yang hadir di forum Rakernas PERPAMSI. Forum akhirnya menyepakati adanya Mapamnaslub yang kemudian diputuskan digelar di PDAM Kota Surabaya, 30 Januari 2020.

Kembali Dipercaya Mengemban Amanah

Di forum Musyawarah Antar Perusahaan Air Minum Nasional Luar Biasa (Mapamnaslub) Surabaya, Rudie Kumayadi (Dirut Perumdam Tirta Raharja Kabupaten Bandung), terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum PERPAMSI PAW 2020-2021. Posisi Wakil Ketua Umum dijabat Lalu Ahmad Zaini (Dirut PT Air Minum Giri Menang-Perseroda).


Di masa kepengurusan PERPAMSI masa bakti 2017-2021, Rudie mengemban amanah sebagai Ketua Dewan Pengawas. Sebelumnya, ia adalah Ketua Umum PERPAMSI masa bakti 2013-2017. Rudie terpilih di forum Mapamnas XII di Palembang, 26-29 November 2013. Ia berpasangan dengan Muslih (Dirut PDAM Kota Banjarmasin) sebagai Waketum periode 2013-2017. Pasangan ini menggantikan Ketua Umum sebelumnya, Syaiful Anang (Dirut PDAM Kota Palembang).

Dalam sejarah PERPAMSI, Rudie Kusmayadi tercatat sebagai sosok kedua yang memimpin PERPAMSI lebih dari satu periode. Sebelumnya ada nama Supraptono (Dirut PDAM Kota Cirebon), yang pernah dipercaya sebagai Ketum PERPAMSI masa bakti 1986-1989. Kemudian dilanjutkan ke periode berikutnya, masa bakti 1989-1993. Supraptono menduduki jabatan tersebut di forum Mapamnas V di Kota Surakarta tahun 1986 dan Mapamnas VI di Bali tahun 1989.

Kembali ke Mapamnaslub Surabaya, pasangan Rudie Kusmayadi-Lalu Ahmad Zaini akhirnya terpilih sebagai Ketum dan Waketum PAW 2020-2021. Mapamnaslub dihadiri 308 dari 436 penyelenggara SPAM anggota PERPAMSI, termasuk Ketua dan Sekretaris PD PERPAMSI dari seluruh Indonesia. Pasangan ini terpilih secara aklamasi setelah pasangan Hendra Pebrizal (Dirut PDAM Kota Padang)-Gus Wakhid (Dirut PDAM Kabupaten Semarang) tidak bisa memenuhi salah satu persyaratan yang diwajibkan untuk maju sebagai pasangan calon Ketum dan Waketum.

Karena hanya ada satu pasangan calon, sesuai Tata Tertib Pemilihan Pasangan Ketum dan Waketum PAW, pasangan Rudie-Zaini secara aklamasi ditetapkan sebagai pasangan Ketua Umum dan Wakil Ketua Umum PERPAMSI PAW 2020-2021.

Mapamnas di Tengah Pandemi

Pada Rakernas PERPAMSI yang digelar di Kota Bandung, 25-26 Maret 2021, ditetapkan Mapamnas XVI digelar di Kota Surakarta. Belakangan, setelah menimbang situasi dan kondisi pandemi Covid-19, Mapamnas XVI dilaksanakan tetap di Kota Surakarta, pada 8-9 Desember 2021. Mekanisme pelaksanaan masih menyesuaikan kondisi pandemi dengan protokol kesehatan yang ketat di bawah pengawasan Satgas Covid-19 Kota Surakarta.

Mapamnas XIV akhirnya menetapkan pasangan Lalu Ahmad Zaini-Kabir Bedi sebagai Ketua Umum dan Wakil Ketua Umum PERPAMSI masa bakti 2021-2025. Dari sebanyak 409 total suara sah, pasangan Zaini-Kabir berhasil mengungguli pasangan Sopyan Sapar-Edi Sunaedy. Raihan suara Zaini-Kabir tercatat sebesar 254 (62 persen) dan 155 (38 persen) untuk pasangan Sopyan-Edi.

“Terima kasih atas harapan-harapan yang diberikan semua rekan-rekan. Ini menjadi cambuk bagi kami untuk berusaha semaksimal mungkin mewujudkannya. Beberapa janji-janji kami pada visi-misi akan segera kami rapatkan dengan pengurus dan menjadi bahan kita dalam bekerja empat tahun ke depan,” ujar Zaini kepada awak media seusai dinyatakan sebagai Ketum terpilih. (AZ)