PERPAMSI - Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia - Graha PERPAMSI, Jl. Dewi Sartika 287, Cawang, Jakarta Timur, Telp. (021) 809 3777, (021) 808 81876

Target Penuhi Kebutuhan PAC  di Tahun 2025 

Inovasi-inovasi dalam  bidang pengolahan air  minum terus berkembang  dari tahun ke tahun. Salah  satunya adalah bahan  kimia yang digunakan  dalam proses pengolahan  air. Sehingga, Badan Usaha Milik Daerah Air Minum  (BUMD AM) harus jeli  dalam memilih bahan  kimia untuk pengolahan  air agar kualitas air minum  yang dihasilkan bisa  meningkatkan kualitas  hidup masyarakat yang menggunakannya. 


Direksi dan karyawan PT Cakrawala Indopac. Target menjadi perusahaan PAC yang bisa memenuhi kebutuhan pengolahan BUMD AM seluruh Indonesia tahun 2025.

Menyadari pentingnya bahan  kimia berkualitas baik yang  diproduksi di negeri sendiri,  Wirta Wi terdorong untuk mendirikan  PT Cakrawala Indopac pada 2004. PT  ini kemudian berkembang menjadi produsen poly aluminium chloride  (PAC) pada 2016. Sebelumnya, badan  hukumnya adalah CV Cakrawala  Indopac yang berdiri sejak tahun  1994 dan bergerak di bidang trading  water treatment.

Selain PAC, Cakrawala Indopac  juga menyediakan bahan kimia  untuk pengolahan air lainnya, seperti  kaporit, caustic soda cair, HCL,  sodium hypoclorite, dan aluminium  hydroxide. Segmen pasarnya adalah BUMD AM yang mengolah  air untuk kebutuhan rumah tangga,  pabrik kertas untuk meningkatkan  kualitas dalam produksi kertas dan  mengolah limbah produksi, water  treatment plant kawasan industri  dan perumahan, serta pabrik tekstil untuk mengolah air limbah keluaran  hasil produksi agar aman dan ramah  lingkungan.  

Jaminan kualitas  

Meski bisa dibilang masih pemain  baru di bidang PAC, Wirta menjamin  kualitas yang dihasilkan tidak kalah  dengan produsen lainnya. Apalagi,  PAC cair yang diproduksi Cakrawala  Indopac dihasilkan dari bahan baku  PAC, bukan sekadar pengenceran  dari PAC bubuk yang selama ini  banyak digunakan oleh BUMD AM.  “Penggunaan PAC cair lebih efisien  dan lebih menguntungkan daripada  PAC bubuk,” terang Wirta yang juga  menjabat sebagai Direktur Cakrawala  Indopac. Beberapa di antaranya  adalah efisiensi tenaga kerja khusus  untuk membuat olahan PAC, mixer,  listrik untuk pengadukan, dan air  baku untuk mencampurnya.  

Wirta menambahkan, bila PAC  bentuk bubuk yang dilarutkan, akan terjadi penurunan berat dan juga  konsentrasi dari PAC itu sendiri.  Ada juga yang tidak terlarut dan  menjadi gumpalan. “Kalau PAC cair,  jika membeli dengan konsentrasi 10  persen, maka yang datang pasti kami  beri sedikit lebih untuk meminimalkan  selisih nantinya jika dicek di  laboratorium perusahaan tersebut,”  jelas Wirta.  

Keunggulan lain dari PAC  Cakrawala Indopac adalah memiliki  kemampuan koagulasi yang kuat dan  dapat bekerja efektif pada rentang  pH yang lebih luas. Sehingga, produk  ini cocok digunakan pada proses  pengolahan limbah. Lebih cepat  membentuk flok dibandingkan dengan  aluminium sulfat sehingga dapat  mempersingkat waktu pengadukan,  lalu mengurangi waktu proses  sedimentasi.  “Dengan mempertimbangkan  keunggulan PAC cair kami, dapat  dihitunglah efisiensi cost-nya berapa.  Dari yang sebelumnya menggunakan  PAC bubuk dan menggunakan PAC  cair, produk kami pastinya akan ada  efisiensi cost,” tambahnya.  


Pabrik PT Cakrawala Indopac. Produk lokaldengan harga dan kualitas yang bersaing.

Komitmen dan tanggung jawab  

“Lebih dari sekadar usaha,  kami menganggap ini sebagai  suatu kemitraan. Menjadi fokus  dan komitmen kami untuk terus  menjamin kepuasan pelanggan.  Jaminannya adalah suplai kualitas  dan after sales service melalui  sebuah sinergi yang baik dan kerja  sama jangka panjang,” ujar Wirta.  Penerapan sertifikasi ISO,  SNI, dan juga halal sepertinya  sudah menjadi standar yang harus  dipenuhi dalam proses produksi oleh  perusahaan yang bergerak atau  bersinggungan langsung dengan  sesuatu yang dikonsumsi manusia.  

Tak terkecuali Cakrawala Indopac.  Namun, bukan itu saja keunggulan  yang ditawarkan. Cakrawala Indopac memiliki kapasitas produksi  PAC yang terpasang 5.000 ton  per bulan, adanya tenaga ahli yang berpengalaman dalam  bidang produksi PAC yang akan  menjamin hasil produksi lebih  konsisten, lebih jernih, stabil,  mudah disimpan, serta lebih efektif  dan efisiensi dalam penggunaan.  

Cakrawala Indopac juga menjamin  ketersediaan produk dan memiliki  armada pengiriman sendiri.  “Untuk after sales service, kami  siap melakukan penggantian pipa  distribusi, pembangunan tempat penampungan PAC, dan membantu  membersihkan pipa distribusi PAC,  jika sebelumnya menggunakan PAC  powder,” ungkap Wirta.  Bahkan, untuk beberapa kondisi,  seperti libur panjang Lebaran atau Natal, Cakrawala Indopac  mampu menyediakan pinjaman  tangki penampungan PAC untuk  perusahaan yang tidak ada tempat  penampungan PAC. Sehingga,  kebutuhan PAC selama liburan  masih tetap terjaga. Selain itu,  Wirta menambahkan, jika sudah  bekerja sama, pihaknya akan  mengadakan jartest dan plant  test bersama untuk mendapatkan  cost efisiensi pada semua BUMD  AM. Dilakukan pula pendampingan  untuk menentukan dosis dan  pemakaian PAC yang sesuai untuk  satu perusahaan  

Untuk bisa menjangkau lebih  banyak BUMD AM di Indonesia,  Cakrawala Indopac, yang saat  ini memiliki tempat produksi di  Tangerang, sudah memiliki gudang  penyimpanan di daerah Jawa Timur untuk menjangkau perusahaan  yang berada di Indonesia Timur. Hal  ini sesuai dengan visi perusahaan  “Perusahaan di bidang penjernih air  yang dapat memenuhi kebutuhan  sektor industri di Indonesia”.  “Targetnya, tahun 2025, kami  menjadi perusahaan PAC yang bisa  memenuhi kebutuhan pengolahan  BUMD AM seluruh Indonesia,”  harap Wirta. Guna menuju target  tersebut, lanjutnya, pihaknya  terus menjalin kerja sama dengan  BUMD AM, mengikuti kegiatan dan  menjadi Anggota Luar Biasa (ALB)  PERPAMSI, serta bekerja sama  dengan INKOP PAMSI.  

Tantangan  

Sebagai pemain baru, Wirta  paham betul banyak tantangan yang  harus dihadapi untuk mewujudkan  target perusahaan. Salah satunya  adalah akomodasi. Karena, tempat  produksi dan gudang baru tersedia  di Jawa Barat dan Jawa Timur.  Namun, Wirta sudah menyiapkan  akomodasi yang memadai, seperti  truk, dan sudah mulai menambah  armada dan logistik. Tujuannya agar  kebutuhan BUMD AM dari barat  sampai timur bisa dipenuhi.  

Selain itu, tantangan terberat  menurut Wirta adalah menghadapi  persaingan dengan perusahaan yang  sudah puluhan tahun berkecimpung  di bidang PAC dan bisa sejajar  dengan perusahaan-perusahaan  tersebut. Ditambah lagi, Wirta  menjelaskan, ada beberapa BUMD  AM di luar Jawa yang menggunakan  import powder. “Tapi, kalau import  powder, dari segi kualitas, kami  masih yakin menang. Kalau cair,  kan, lebih konsisten, lebih stabil  (berat dan dosisnya),” terang Wirta.  Pasar Cakrawala Indopac ke  depan akan lebih dominan ke BUMD  AM. Karena, menurut Wirta, BUMD  AM mengolah air yang dipakai  hajat hidup orang banyak. “Dengan  bekerja sama dengan BUMD AM,  kami merasa turut memenuhi  hajat tersebut,” ujar Wirta bangga.  

Kebanggaan lainnya adalah jika  suatu saat bisa memasok bahan  untuk pengolahan air di Indonesia,  apalagi kalau sampai 34 provinsi.  Ditambah lagi produknya merupakan  buatan lokal yang bisa dipercaya  dengan kualitas yang bagus dan  harga yang kompetitif.  “Saya rasa, BUMD AM akan  mencari produk lokal. Karena kalau  impor itu kan nanti agak ribet di  semua proses, mulai pengadaan barangnya dan ketika barang  tersebut datang, masih ada proses  yang panjang,” pungkas Wirta. 

Penulis : RZ

 
 
Kawasan Idustri Millenium Blok L3 No. 2B, Cikupa, Tangerang 15170
Telepon : 021-29159159, 021-29159160
Email     : cakrawala.indopac@gmail.com
Website : cakrawalaindopac.wordpress.com