Selamat Datang – Welcome – PERPAMSI - Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia - Graha PERPAMSI, Jl. Dewi Sartika 287, Cawang, Jakarta Timur, Telp. (021) 809 3777, (021) 808 81876
Banner

Komitmen Tirta Kahuripan Terapkan SMK3

Komitmen Tirta Kahuripan Terapkan SMK3

Kegiatan di instalasi pengolahan air (IPA) adalah kegiatan yang sarat akan risiko bahaya. Disamping itu, kegiatan pengolahan air memiliki karakteristik lokasi yang jauh dari fasilitas umum lainnya. Hal ini menjadikan pegawai memiliki kemampuan untuk melakukan pertolongan kedaruratan di dalam air sebagai tindakan awal.

Salah satu potensi bahaya yang dapat terjadi di lingkungan IPA adalah tenggelam. Pegawai dapat mengalami kecelakaan tenggelam pada fasilitas instalasi yang berhubungan dengan keberadaan air yang dalam seperti lokasi intake di sungai, bak penampungan dan sebagainya.

Idealnya seluruh personal di IPA harus sudah mengikuti pelatihan yang baik tentang penyelamatan di air yang bergerak (swift water rescue), terutama pertolongan pertama dan menangani korban. Namun kegiatan ini akan dilakukan secara bertahap hingga seluruh personel di IPA memiliki pengetahuan water rescue.

Perumdam Tirta Kahuripan terus berkomitmen untuk mengimplentasikan SMK3 di seluruh unit kerja, baik di kantor pusat hingga IPA.

Direksi dan karyawan Tirta Kahuripan. Komitmen bersama melaksanakan program SMK3.

Guna meningkatkan keamanan bagi para pegawai, terutama yang sehari-hari bekerja di lingkungan IPA, Perumdam Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor mulai menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3). Kegiatan ini sudah mulai dirintis sejak 2021.

Menurut Direktur Utama Perumdam Tirta Kahuripan Yuliansyah Anwar yang juga sebagai Ketua Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3) Perumdam Tirta Kahuripan, pihaknya terus berkomitmen untuk mengimplentasikan SMK3 di seluruh unit kerja, baik di kantor pusat hingga IPA. Hal ini karena pada dasarnya setiap pegawai berhak atas jaminan keselamatan dan kesehatan selama bekerja.

Praktek SMK3 Tirta Kahuripan.

"Kami terus menambah jumlah ahli K3 umum di setiap unit kerja sebagai pengawas keselamatan dan kesehatan aktifitas pekerjaan di masing-masing unit kerja dan juga membentuk Tim Tanggap Darurat untuk merespon keadaan darurat yang terjadi di lingkungan perusahaan," ujarnya dalam siaran pers untuk Majalah Air Minum.

Dikatakan, penerapan SMK3 memiliki beberapa manfaat yakni untuk melindungi pegawai dan sebagai bentuk kepatuhan terhadap peraturan. Di samping itu, lanjutnya, hal ini juga dapat meningkatkan citra perusahaan karena pelanggan semakin percaya apabila proses produksinya zero accident. Dengan demikian, kontinuitas pelayanan tetap terjaga 24 jam.

 

Editor: Ahmad Zazili

Tulisan ini sudah ditayangkan di Majalah Air Minum Digital Edisi Nomor 324 September 2022 klik: http://www.majalahdigital.web.id

Comments

Berita Lainnya: