PERPAMSI dan Water.org Lanjutkan Program untuk Bantu BUMD Air Minum

PERPAMSI dan Water.org Lanjutkan Program untuk Bantu BUMD Air Minum

Setelah sukses berkolaborasi membantu penyambungan sebanyak 84.362 sambungan air minum baru di 18 PDAM di Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY dan Jawa Timur periode 2019-2020, kerja sama PERPAMSI dan Water.org kembali dilanjutkan di Program Batch 2.

Sukses dengan program di Batch 1, PERPAMSI dan Water.org, lembaga nirlaba dari Amerika Serikat, melanjutkan di Batch 2. Kerja sama dimulai dengan diseminasi yang dilakukan secara online, Selasa, 15 September 2020. Diseminasi Program PERPAMSI-Water.org Batch 2 mengusung tema; “Peningkatan Kapasitas SDM PDAM di Indonesia dalam Rangka Meningkatkan Sambungan Rumah Air Minum Perpipaan."

Diseminasi dihadiri Ketua Umum PERPAMSI, Rudie Kusmayadi dan Chief Representative Water.org Indonesia, Don Johnston, beserta direktur utama/direktur 9 PDAM/Perumdamdi Jawa Barat yang akan dilibatkan dalam Program Batch 2. Ada pun 9 BUMD air minum tersebut yaitu; PDAM Kab. Bogor, PDAM Kab. Karawang, PDAM Kota Bandung, PDAM Kota Depok, PDAM Kota Bekasi Perumdam Kab. Subang, Perumdam Kota Sukabumi, Perumdam Kota Bogor, dan Perumdam Kab. Purwakarta.

Dalam Program Batch 2, peserta akan diberikan pelatihan dan pendampingan pemasaran (strategi pemasaran yang efektif dan pelayanan pelanggan) dan pelatihan manajemen risiko keuangan (pengelolaan risiko keuangan dan akses alternatif pendanaan). Di samping itu, pelatihan tematik (pilihan) yakni penyusunan RKAP/Renbis, pendampingan review Renbis, review SOTK, job desk dan penyusunan SOP. Program Batch 2 akan mulai berjalan Oktober 2020 hingga  Oktober 2021.

“Kami bersama PERPAMSI membantu PDAM agar bisa meningkatan cakupan pelayanan, terutama untuk MBR agar lebih baik dari sisi perencanaan, operasional, melalui pelatihan dan pendampingan dalam satu tahun ke depan. Kita berinisiatif mengadakan pertemuan singkat ini untuk menjelaskan program dan membagi pengalaman,” terang Don Johnston.

Ketua Umum PERPAMSI, Rudie Kusmayadi menyambut baik kolaborasi tersebut. Ia menilai inti dari program ini adalah peningkatan sambungan rumah dalam rangka  mencapai dan membantu program pemerintah. Namun, lanjutnya, tentunya program akan berjalan baik apabila didukung faktor SDM. Kolaborasi ini menjawab tuntutan terkait pentingnya peningkatan kapasitas SDM para pengelola air minum. AZ

Comments

Berita Lainnya: