Kolaborasi PERPAMSI dan Water.org Bantu Penyambungan 84.362 SR Baru

Kolaborasi PERPAMSI dan Water.org Bantu Penyambungan 84.362 SR Baru

Kolaborasi PERPAMSI dan Water.org, lembaga nirlaba dari Amerika Serikat, berhasil membantu penyambungan sebanyak 84.362 sambungan air minum baru di 18 PDAM di Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY dan Jawa Timur.

Sebagaimana diketahui, PERPAMSI dan Water.org berkolaborasi di Program Peningkatan Sambungan Rumah (SR) Melalui  Akses Perpipaan terhitung sejak 19  Juni 2019. Kerja sama berdurasi satu tahun tersebut bertujuan mendorong sejumlah BUMD air minum meningkatkan cakupan layanan dengan meningkatkan strategi pemasaran yang yang salah satunya ke segmen masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Caranya dengan mengelola dan menyediakan fitur angsuran bagi yang tidak memiliki kemampuan membayar SR di muka.

Dalam program tersebut, PERPAMSI dan Water.org juga memfasilitasi pelatihan sejak Juni hingga Oktober 2019. Pelatihan diikuti 128 peserta dari 18 PDAM dengan 4 topik besar dan 1 topik khusus yaitu: Menciptakan strategi pemasaran yang efektif dan pelayanan pelanggan; Kepemimpinan, motivasi dan skema insentif; Pengelolaan risiko keuangan; Skema pembiayaan inovatif bagi MBR; dan topik khusus terkait akses pendanaan.

Hasil kolaborasi tersebut, sebagaimana dilaporkan Don Johnston, Chief Representative Water.org Indonesia, melalui Aldi S. Surianingrat, Senior Program Manager Water.org Indonesia, di acara Rapat Evaluasi dan Apresiasi program Peningkatan Sambungan Rumah melalaui Akses Perpipaan Batch 1, Selasa, 28 Juli 2020, cukup menggembirakan. Dari 18 PDAM peserta, berhasil memasang sebanyak 84,362 SR baru atau 404,648 penerima manfaat. Bila dirupiahkan, dana yang terserap sebesar Rp 134 miliar (dana pemasangan SR baru).

Di samping itu, sebanyak 128 peserta mengikuti pelatihan pemasaran dan keuangan (4 modul utama), 2 PDAM pendampingan penyusunan KPI, 7 PDAM pendampingan penyususnan SOP, 16 pelatihan tatap muka telah disampaikan kepada 703 peserta, 10 pelatihan online telah diikuti oleh mitra PDAM. “Capaian ini menjadi bukti dan menambah motivasi kita untuk terus membantu agar masyarakat bisa menikmati akses air bersih,” ujar Don Johnston.

Ketua Umum PERPAMSI, Rudie Kusmayadi, ikut memberikan respon positif terhadap kolaborasi yang sudah dijalankan. Menurutnya, kegiatan ini sangat berhasil dan diharapkan dengan keberhasilan ini bisa menambah motivasi para tukang ledeng untuk lebih berkinerja dan memberikan pelayanan air minum dengan lebih baik kepada masyarakat. “Mudah-mudahan program lanjutan bisa lebih berhasil dan manfaatnya bisa lebih baik bagi PDAM di Indonesia,” harapnya.

Pemerintah Indonesia, melalui Direktur Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum, Ditjen Cipta Karya, Kementerian PUPR, Yudha Mediawa, ikut memberikan apresiasi dan tak lupa mengucapkan terima kasih atas kolaborasi PERPAMSI dan Water.org tersebut. “Kegiatan ini memberikan manfaat dan kontribusi. Kami sangat mengapresiasi,” katanya.

Bagi Yudha, kolaborasi ini begitu penting mengingat hingga tahun 2019 cakupan akses layak air minum di Tanah Air baru mencapai 89,27 persen. Sementara RPJMN 2020-2024 target yang harus dicapai sebesar 100 persen akses pelayanan air minum nasional. Dari angka capaian 89,27 persen, lanjutnya, kontribusi jaringan perpipaan baru mencapai 19,79 persen, sementara 67,75 persen non perpipaan.

Dikatakan, untuk target 100 persen akses air minum (2020-2024) membutuhkan sekitar Rp 140,68 triliun. Tidak semua kebutuhan pendanaan bisa dipenuhi dari APBN, APBD maupun DAK air minum, tetapi membutuhkan alternatif pembiayaan seperti program hibah, KPBU, b to be dan lain-lain. Kontribusi program sebagaimana diupayakan PERPAMSI-Water.org, tentu termasuk di dalamnya dan sangat diharapkan guna pemenuhan target 100 persen akses aman air minum di tahun 2024.

Di acara Rapat Evaluasi dan Apresiasi program Peningkatan Sambungan Rumah melalaui Akses Perpipaan Batch 1 PERPAMSI-Water.org Tahun 2019-2020, yang dilakukan secara online, Selasa, (28/7), diberikan sertifikat peng hargaan kepada 18 PDAM peserta, yakni PDAM/Perumdam Kab. Bandung, Kab. Sukabumi, Kab. Bekasi, Kab. Sragen, Kab. Sukoharjo, Kab. Pekalongan, Kota Pekalongan, Kab. Brebes, Kab. Purbalingga, Kab. Banyumas, Kab. Kebumen, Kab. Kulonprogo, Kab. Malang, Kab. Bojonegoro, Kab. Sidoarjo, Kab. Indramayu, Kota Salatiga dan Kab. Sleman. Ahmad Zazili

Artikel ini sudah dimuat di Majalah Air Minum PERPAMSI Edisi No. 299 Agustus 2020

Comments

Berita Lainnya: