Kembangkan GIS, PDAM Sula Gandeng PDAM Kota Ternate

Kembangkan GIS, PDAM Sula Gandeng PDAM Kota Ternate

Melanjutkan kemitraan dengan PDAM Kota Ternate, PDAM Kabupaten Kepulauan Sula mantap memilih bidang pengembangan Geographic Information System (GIS) dan penyusunan Standard Operating Procedure (SOP) dalam Program Kemitraan Solidaritas (PKS) PERPAMSI 2020-2021. Sebelumnya, PDAM Kota Ternate berhasil membimbing PDAM Sula dalam penyusunan laporan keuangan.

 

 

Bertempat di Kota Ternate, Maluku Utara, pada 17 Maret 2020, dilakukan penandatanganan Letter of Intent (LoI) dan Memorandum of Agreement (MoA) yang menandai dimulainya PKS PERPAMSI 2020-2021 antara PDAM Kota Ternate (Mentor) dan PDAM Kabupaten Kepulauan Sula (Resipien). Penandatanganan kerja sama tersebut diwakili oleh Direktur Utama PDAM Kota Ternate Abdul Gani Hatari yang mewakili mentor, Direktur PDAM Kepulauan Sula Djuwadi yang mewakili PDAM resipien, dan Direktur Eksekutif PERPAMSI Ashari Mardiono selaku fasilitator.

Sebelum penandatanganan LoI dan MoA, proses kemitraan Tim Mentor dan Tim Resipien tersebut sudah berjalan sampai tahap studi. Pada tahapan kunjungan studi yang sudah dilakukan pada Januari 2020, Tim Resipien PDAM Kepulauan Sula mempelajari pengimplementasian aplikasi GIS di PDAM Kota Ternate dalam PKS PERPAMSI 2020-2021.

Dalam tahap studi tersebut, beberapa poin penting yang dicatat, antara lain, ialah harus ada komitmen yang tinggi dalam menjalankan program, rekomendasi Tim Mentor atas hasil studi segera dijalankan oleh PDAM resipien, serta kesiapan untuk melaksanakan tahapan-tahapan berikutnya dalam program kemitraan tersebut.

Sebagai tindak lanjut, PDAM resipien akan menjalankan rekomendasi yang telah diberikan oleh Tim Mentor. Isi rekomendasinya, antara lain, mendigitasi keseluruhan dari intake hingga pelanggan sesuai dengan ketentuan aplikasi GIS serta melaporkan dan berkomunikasi mengenai kendala yang dihadapi lalu melaporkan progres kerja kepada PDAM Mentor.

Selanjutnya, akan dilakukan proses ke tahap berikutnya, yaitu kunjungan monitoring oleh PDAM resipien dan mentor setelah rekomendasi tersebut ada hasilnya. Kegiatan monitoring dilakukan pada 19 Maret 2020. DA

Artikel ini sudah dimuat di Majalah Air Minum PERPAMSI No. 297 Juni 2020

Comments

Berita Lainnya: