#YPTD Gelar Diklat Manajemen Air Minum Tingkat Madya Angkatan 57 #

 

Acara pembukaan dihadiri Ir. H. Rama Boedi, M.Si., (Ketua YPTD-PAMSI), Ir. Budi Sutjahyo, M.T., I.P.U., (Ketua Lembaga Diklat Profesi Air Minum Indonesia atau LDP-AMI), Drs. Haryadi Priyohutomo, M.Si., (Wakil Ketua Pembina YPTD-PAMSI), dan Ir. H. Agus Sunara (Direktur Eksekutif PERPAMSI merangkap Direktur Lembaga Sertifikasi Profesi Air Minum Indonesia atau LSP-AMI).
Tak ketinggalan Drs. H. Hifzillah Raib Saleh, M.M., (Sekretaris YPTD-PAMSI), H. Gani Ismoyo, S.E., Ak., (Bendahara YPTD-PAMSI), dan S. Kusmanto, B.Sc., (Kepala Sekretariat YPTD-PAMSI merangkap Sekretaris LDP-AMI).
Dalam laporannya, Ketua LDP-AMI, Budi Sutjahyo mengatakan, sejak tahun 2000-an hingga saat ini YPTD sudah memberikan Diklat kepada kurang lebih 3.000-an peserta, yang kebanyakan merupakan karyawan PDAM. Untuk peserta kali ini berjumlah 30 orang, dua peserta dari kaum hawa sementara sisanya laki-laki. Dari jumlah tersebut, dua peserta berasal dari non-PDAM atau operator swasta yakni dari PT Adya Tirta Batam dan PT Tirta Arta Buana Mulia, yang merupakan mitra PDAM Kabupaten Badung, Bali.
Ketua YPTD-PAMSI, Rama Boedi dalam sambutannya meninformasikan khusus untuk tingkat Muda, saat ini pihak YPTD sudah mengadakan Diklat di daerah, yang bekerjasama dengan DPD PERPAMSI di masing-masing daerah. Beberapa pelatihan yang sudah dilaksanakan antara lain di Kalbar, Jateng, Kalsel, Jatim dan Bali. Rama berharap kerjasama bisa dikembangkan di DPD lain karena bisa menghemat biaya.
Di samping itu, YPTD memiliki konsep instruktur di daerah diambil dari para paktisi di PDAM, bisa yang masih aktif atau yang sudah mantan. Untuk menjaga mutu para instruktur dari praktisi, pihak YPTD juga mengadakan Training of Trainers (ToT).
Ir. Agus Sunara, dalam kapasitas selaku Ketua LSP-AMI, tak lupa mengingatkan kepada para peserta untuk serius mengikuti Diklat, bukan semata-mata mengejar sertifikat sebagai persyaratan mengikuti seleksi calon Direksi. Ia menegaskan lembaga yang dipimpinnya benar-benar dijalankan secara independen dan tidak bisa diiming-imingi dengan apa pun. Terlebih lembaga ini berada dalam pengawasan yang ketat dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
Dari tiga tingkatan Diklat yang diadakan YPTD, mulai tingkat Muda, Madya dan Utama, total ada 23 unit kompetensi yang harus diikuti peserta. Masing-masing untuk Muda ada 9 unit kompetensi, Madya ada 9 unit kompetensi dan Utama ada 5 unit kompetensi. Materi yang diujikan adalah teori dan praktek, yang tentunya berkaitan dengan pekerjaan sehari-hari di PDAM, serta pelajaran yang sudah didapatkan para peserta selama mengikti Diklat.
Sementara Haryadi Priyohutomo, yang didaulat oleh Agus Sunara untuk membuka Diklat, berpesan agar para peserta terus meningkatkan kemampuan dan kompetensinya di dunia air minum. Sebab, katanya, saat ini dunia air minum sudah menjadi salah satu daya tarik baik secara ekonomi maupun politik. Bila SDM di PDAM kurang memiliki daya saing, tentunya profesional dari luar akan masuk mengisi posisi-posisi strategis di PDAM. Ahmad Zazili
 

#
#VIDEO PERPAMSI #

#ANGGOTA PERPAMSI #
Daftar Anggota PERPAMSI Seluruh Indonesia
#