Hari Ini PERPAMSI Resmi Berdiri

Hari Ini PERPAMSI Resmi Berdiri

Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (PERPAMSI) hari ini, 8 April 2018 genap berusia 46 tahun. Usia yang cukup matang untuk sebuah asosiasi yang menaungi seluruh penyelenggara Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) dari Sabang hingga Merauke.

PERPAMSI berdiri secara resmi pada tanggal 8 April 1972. Gagasan pendirian PERPAMSI dicetuskan oleh beberapa Direktur Utama Perusahaan Air Minum (PDAM) yang pada masa itu jumlahnya baru sekitar 50 PDAM di seluruh Indonesia. Para tokoh yang mensponsori berdirinya organisasi seprofesi di lingkungan PDAM tersebut antara lain Ir. Irwin Nazir (Direkur Utama PAM DKI Jaya),  bersama dengan Drs. Sahat Panjaitan, Ir. Achmad W.A (Direktur Utama PDAM Kodya Bandung), Ir. Soebiyanto (Direktur Utama PDAM Kodya Semarang), Ir. Haryono (Direktur Utama PDAM Yogyakarta), Ir. Moch. Dahlan (Direktur Utama Kodya Surabaya), dan Ir. Pedi Nata Soewarna (Direktur Utama PDAM Kodya Pontianak).

Ketika itu, banyak masalah yang dihadapi oleh PDAM tidak dapat diselesaikan hanya di tingkat daerah, maka para pendiri PERPAMSI menyatukan tekad untuk mendirikan suatu wadah organisasi seprofesi di lingkungan PDAM seluruh Indonesia yang diharapkan dapat membantu menyelesaikan masalah yang dihadapi PDAM secara nasional, di tingkat pusat maupun daerah.

Setelah melakukan beberapa kali pertemuan dan rapat koordinasi pendahuluan, diselenggarakan Musyawarah Antar Perusahaan Air Minum (MAPAM) yang pertama di Kopeng, Jawa Tengah, 7-8 April 1972, dihadiri para pemimpin dari 50 PDAM dari berbagai daerah di Indonesia. Musyawarah tersebut menyepakati berdirinya organisasi seprofesi di lingkungan PDAM di seluruh Indonesia yang diberi nama  Perserikatan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia, di singkat PERPAMSI. Pada saat itu pula Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), serta susunan pengurus yang berbentuk Dewan Pimpinan dibentuk.

Pada awalnya, operasional PERPAMSI adalah bagian integral dari Badan Kerja Sama Antar Kota Seluruh Indonesia (BKS-AKSI). Tetapi berdasarkan urgensi, peranan dan perkembangan organisasi PERPAMSI sendiri, maka setelah diadakannya Musyawarah Antar Kota Seluruh Indonesia (MAKSI) ke-5 di Surabaya pada bulan Januari 1975, hubungan antara PERPAMSI dengan BKS-AKSI tersebut berubah menjadi hubungan afiliasi koordinasi. Selanjutnya, organisasi PERPAMSI bersifat profesi  semi-official yang pembinaan umumnya dilakukan oleh Departemen Dalam Negeri RI, pembinaan teknik oleh Departemen Pekerjaan Umum RI, dan pembinaan kualitas oleh Departemen Kesehatan RI.

Tujuan Utama PERPAMSI

PERPAMSI yang saat ini mengayomi/beranggotakan 425 entitas penyelenggara SPAM (PDAM/BLUD/Swasta) didirikan dnegan tujuan utama; Membantu pemerintah dalam mengisi kemerdekaan demi terwujudnya masyarakat adil dan makmur dengan kesejahteraan materil dan spiritual yang merata berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, khususnya dalam bidang penyediaan air minum.

Selain itu, mengembangkan dan memajukan pengoperasian perusahaan air minum berdasarkan pedoman dan peraturan baik yang sudah ada maupun yang baru dalam semangat saling menghormati dan memahami dalam memenuhi kebutuhan air bersih bagi seluruh rakyat Indonesia.

Kegiatan utama dipusatkan pada sarana yang dibutuhkan untuk pengembangan strategi PERPAMSI yakni: pendidikan dan pelatihan; ketetapan peraturan dan perundang-undangan; koordinasi kegiatan donor; perencanaan dan penyebarluasan teknologi/pendekatan-pendekatan baru; implementasi rencana-rencana perusahaan; program kehumasan PDAM; pengembangan rancangan-rancanang sertifikasi; pengumpulan dan pengolahan data; promosi untuk menarik calon investor; hubungan yang erat dengan asosiasi-asosiasi serupa; kampanye penggunaan air bersih dengan tujuan utama  pengadaan air minum oleh PDAM; evaluasi keuntungan kegiatan PERPAMSI bagi para anggotanya.

Selamat HUT Ke-46 PERPAMSI! Terus mengayomi anggota dari Sabang hingga Merauke. Red

 

Comments

Berita Lainnya: