PD PERPAMSI Kalimantan Barat Gelar Workshop Penurunan NRW

PD PERPAMSI Kalimantan Barat Gelar Workshop Penurunan NRW

Untuk meningkatkan kapasitas para anggota, Pengurus Daerah (PD) PERPAMSI Kalimantan Barat menggelar workshop tentang pentingnya penurunan kehilangan air atau non revenue water (NRW) dalam pelayanan 24 jam.

Workshop digelar di Pontianak, 22-23 Januari 2018 dan diikuti  seluruh PDAM di Kalimantan Barat. Workshop mengundang para pembicara dan pakar NRW yakni dari OASEN Belanda (diwakili Jeroen Schmaal dan Peter Mense), serta pakar NRW Teguh Cahyono.

Tema NRW diangkat karena merupakan permasalahan yang sangat rutin dialami atau bisa dikatakan musuh terdekat yang selalu hadir dalam aktivitas PDAM dalam memberikan pelayanan air bersih. PDAM selaku penyelenggara dan penyedia kebutuhan air bersih tentu harus menjaga dan memastikan jumlah air yang diproduksi akan terdisitribusi kepada pelanggan dengan jumlah yang sesuai dengan jumlah air yang telah diproduksi.

Namun dalam proses pendistribusian ada juga berbagai macam permasalahan yang muncul, mengganggu proses pendistribusian air sehingga jumlah air tersedia untuk diproduksi ternyata sampai ke pelanggan dengan jumlah yang lebih sedikit. Hal inilah yang digali dalam workhop dan dicarikan solusi terhadap masalah-masalah yang muncul seperti kurangnya tekanan air, kerusakan meteran, keran bocor, pencurian air (illegal connection) dan lain-lain.

Di sela-sela workshop juga dilakukan penandatanganan MoU kerja sama antara PD PERPAMSI Kalimantan Barat (diwakili Lajito selaku Pengurus PD PERPAMSI Kalbar) dengan PD PERPAMSI Bali (diwakili Ida Bagus Oka Sedana selaku Pengurus PD PERPAMSI Bali). MoU ini merupakan tindak lanjut dari kerja sama antara PDAM Kabupaten Tabanan dengan PD PERPAMSI Kalbar yang sebelumnya dilakukan tahun 2015 lalu. Red

 

Comments

Berita Lainnya: