Dua Agenda Penting PERPAMSI di Tahun 2017 Dimatangkan

Dua Agenda Penting PERPAMSI di Tahun 2017 Dimatangkan

Dewan Pengurus Pusat (DPP) PERPAMSI menggelar rapat koordinasi untuk persiapan dua agenda penting di tahun 2017, yaitu Indonesia Water and Wastewater Expo and Forum (IWWEF) 2017 di Makassar, 6-8 September, dan Musyawarah Antar Perusahaan Air Minum Nasional (MAPAMNAS) yang rencananya akan digelar di Banjarmasin, bulan Desember 2017.

Dalam rapat yang berlangsung di Jakarta, Rabu (26/7), Ketua Umum PERPAMSI Rudie Kusmayadi mengatakan, ada beberapa hal penting yang akan disiapkan dalam rangka MAPAMNAS nanti. Untuk itu telah dibentuk tiga tim persiapan, yaitu Tim Penyusunan Rencana Strategis (Renstra), Tim Perubahan AD/ART, dan Tim Pertanggungjawaban.

Masing-masing tim terdiri dari sembilan orang dan akan mulai bekerja selama tiga bulan ke depan. Hasil dari pembahasan tersebut nantinya akan dipresentasikan kepada seluruh anggota dalam MAPAMANAS yang rencananya akan diadakan pada awal Desemeber 2017i. “Kita akan siapkan segera sehingga dalam MAPAMNAS nantinya bisa berjalan dengan lancar,” kata Rudie.

Untuk Tim AD/ART diketuai oleh Ketua Departemen Organisasi dan Manajemen DPP PERPAMSI Alimudin. Dalam hal AD/ART PERPAMSI nantinya, akan ada perubahan yang mendasar terkait dengan aturan badan hukum dari Kemenkumham. Bahwasanya setiap asosiasi atau perkumpulan harus memiliki bendahara dan dewan pengawas. Dengan adanya ketentuan tersebut nantinya akan banyak mengubah AD/ART PERPAMSI yang ada saat ini.

Kedua yaitu soal Renstra PERPAMSI. Tim ini akan diketuai oleh Ketua Departemen Kemitraan Benny Adrianto. Selain hal-hal yang akan dituju maupun dicapai  PERPAMSI selama lima tahun mendatang, dalam Renstra juga akan dibahas fungsi koordinasi antara DPP dengan DPD. Untuk lebih meningkatkan koordinasi, DPD akan dimasukkan dalam struktur DPP.

Dalam MAPAMNAS nanti juga akan ada agenda PERPAMSI Award yang akan diberikan kepada PDAM berprestasi. Tim penilai saat ini sudah dibentuk yang  diketuai oleh Tenaga Ahli PERPAMSI Agus Sunara. Saat ini tim sedang menggodok mekanisme penilaian untuk PDAM yang akan menerima penghargaan.

Dalam rapat tersebut juga dibahas soal persiapan IWWEF 2017 di Makassar yang akan berlangsung 6-8 September nanti. Selaku tuan rumah, Direktur Utama PDAM Makassar yang juga Ketua Departemen Advokasi Haris Yasin Limpo mengatakan, sampai saat ini persiapan baik pameran maupun seminar tidak mengalami kendala berarti. Selain dua agenda penting di atas, seperti biasa juga ada laporan kegiatan dan keuangan yang disampaikan oleh Direktur Eksekutif PERPAMSI Ashari Mardiono. Dalam semester pertama tahun ini, menurut Ashari, semuanya masih sesuai dengan rencana yang telah disusun.

Dalam rapat DPP tersebut juga memutuskan Ketua DPD PERPAMSI Jawa Tengah Etty Laksmiwati untuk mengisi jabatan kosong di DPP sebagai Ketua Departemen Sumber Daya Manusia. Sementara itu, Sekretaris Umum PERPAMSI Erlan Hidayat akan merangkap sebagai Ketua Departemen Keuangan. (Dvt)

Comments

Berita Lainnya: