Banyak PDAM Menangi TOP BUMD 2017

Banyak PDAM Menangi TOP BUMD 2017

Ajang penghargaan TOP BUMD 2017 yang digelar Majalah Business News Indonesia dan Asia Business Research Center menghadirkan prestasi tersendiri bagi Perusahaan Daerah Air Minum. Di ajang bergengsi ini, banyak PDAM meraih predikat sebagai TOP BUMD dengan berbagai kategori.

Di tengah berbagai tuntutan dan masalah yang ada, PDAM di seluruh Indonesia rupanya terus melakukan pembenahan dan perbaikan. Kondisi tersebut terekam dalam ajang penghargaan TOP BUMD 2017 yang digelar di Balai Kartini, Jakarta, 24 Mei 2017. Di ajang tersebut banyak PDAM berhasil meraih prestasi dengan menyabet gelar TOP BUMD.

Penghargaan TOP BUMD sendiri dikelompokkan dalam beberapa kategori sesuai ketentuan dari Bank Indonesia, yaitu TOP BPD, TOP BPR, TOP Asuransi dan Jamkrida, TOP PDAM, TOP PD Pasar, dan TOP BUMD Aneka Usaha.

Sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri, penilaian untuk sektor PDAM digolongkan berdasar kelompok jumlah pelanggan, yakni PDAM pelanggan di bawah 30.000, pelanggan 30.000-100.000, dan pelanggan di atas 100.000. Dari pengelompokan ini, terdapat 15 PDAM sebagai peraih TOP BUMD. Untuk kategori PDAM dengan pelanggan di bawah 30.000 terdapat lima PDAM terbaik, yaitu PDAM Apa’ Mening Kabupaten Malinau, PDAM Giri Nawa Tirta Kabupaten Pasuruan, PDAM Tirta Arut Kotawaringin Barat, PDAM Tirta Massenrempulu Enrekang, dan PDAM Wai Tipalayo Polewali Mandar.

Sementara pada kategori PDAM dengan pelanggan 30.000 sampai 100.000 didominasi PDAM dari Jawa Tengah, seperti PDAM Kabupaten Batang, Kabupaten Kudus, Kabupaten Semarang, dan PDAM Kabupaten Temanggung. Hanya satu dari Kalimantan Selatan, yaitu PDAM Intan Banjar. Adapun untuk kategori pelanggan di atas 100.000 diraih oleh PDAM Surya Sembada Surabaya, PDAM Tirta Kencana Kota Samarinda, PDAM Tirta Moedal Kota Semarang, dan PDAM Tirtawening Kota Bandung. Di samping itu, PT Adhya Tirta Batam juga berhasil meraih predikat TOP Perusahaan Air Minum bidang Kinerja dan Manajemen.

Satu hal yang patut diperhitungkan, empat direktur/direktur utama PDAM berhasil menembus kategori TOP CEO dan berdampingan dengan CEO dari bidang-bidang lain. Keempatnya adalah Direktur Utama PDAM Surya Sembada Surabaya Sunarno, Direktur PDAM Kabupaten Kudus Akhmadi Safa, Direktur PDAM Apa’ Mening Saiful Bahri, dan Presiden Direktur PT ATB Benny Andrianto.

Bukan hanya itu, masih banyak sejumlah PDAM yang meraih predikat TOP BUMD 2017 dengan kategori-kategori spesifik, seperti kategori penambahan jumlah sambungan terbaik, dan lain-lain. Hal ini menunjukkan, ada upaya perbaikan signifikan yang ditunjukkan para insan tukang ledeng dari waktu ke waktu.

Dengan proses penilaian dilakukan secara ketat dan profesional, prestasi yang ditunjukkan banyak PDAM cukup membanggakan. Mereka harus melewati berbagai tahapan seleksi dan bersaing dengan sekitar 2.000-an BUMD di seluruh pelosok Indonesia. Dari jumlah itu, sebanyak 140 BUMD terbaik, bersaing untuk mendapatkan penghargaan TOP BUMD 2017.

 

 

Membangun "BUMD Hebat"

TOP BUMD merupakan kegiatan award sebagai bentuk apresiasi dan penghargaan tertinggi yang diberikan kepada BUMD, CEO BUMD, dan Pembina BUMD (kepala daerah), yang dinilai berprestasi/berkinerja baik, banyak melakukan improvement, serta berkontribusi tinggi dalam pembangunan, terutama di daerah.

Penyerahan penghargaan TOP BUMD 2017 dihadiri sekitar 560 undangan yang terdiri dari 47 kepala daerah (gubernur, wali kota, dan bupati), pimpinan DPRD, serta ratusan direksi/ komisaris, manajer/kadiv dan staf BUMD dari seluruh Indonesia. Ketua MPR RI Zulkifli Hasan dan Ketua DPD RI Oesman Sapta Odang turut hadir dan menjadi keynote speaker. 

Oesman Sapta Odang (OSO) saat berbicara menyatakan apresiasi dan kekagumannya terhadap kegiatan TOP BUMD. Menurut OSO, kegiatan semacam ini sangat bagus untuk memotivasi peran BUMD dalam pembangunan daerah. “Saya mengharapkan perbaikan BUMD dari berbagai aspek. Itu dari segi kultur, sistem, target, kecepatan, dan lain-lain,” kata dia.

Sementara Zulkifli Hasan mengatakan, BUMD penting untuk penguatan ekonomi daerah, serta potensial mengurangi kesenjangan di Indonesia. “BUMD bisa memunculkan wirausahawan-wirausahanan baru, sehingga tercapailah keseimbangan antara daerah dengan pusat,” kata Zulkifli.

Laode M. Kamaluddin selaku Ketua Dewan Juri TOP BUMD 2017 mengatakan, aspek-aspek yang dinilai meliputi bidang kinerja keuangan, human capital, pemasaran, dan manajemen kinerja, dan difokuskan pada dua aspek, yakni achievement (prestasi) dan improvement (peningkatan) yang dilakukan BUMD, dalam 1-2 tahun terakhir.

TOP BUMD 2017 bertemakan “Great BUMD: The Key to Accelerate Economic Growth.” Pihak penyelenggara mengharapkan munculnya BUMD-BUMD yang ‘Hebat’, yakni BUMD yang selalu melakukan perbaikan pengelolaan usaha bisnisnya, untuk meningkatkan daya saing, layanan, dan kinerja perusahaannya, sehingga BUMD-BUMD hebat tersebut, dapat berkontribusi lebih dalam percepatan pertumbuhan ekonomi, baik di daerah maupun di tingkat nasional. (rsd)

 

 

Peraih TOP BUMD 2017 Kategori Pelanggan di Bawah 30.000 SR:

  • PDAM Apa’ Mening Kabupaten Malinau
  • PDAM Giri Nawa Tirta Kabupaten Pasuruan
  • PDAM Tirta Arut Kotawaringin Barat
  • PDAM Tirta Massenrempulu Enrekang
  • PDAM Wai Tipalayo Polewali Mandar

 

Peraih TOP BUMD 2017 Kategori Pelanggan 30.000 sampai 100.000 SR:

  • PDAM Kabupaten Batang
  • PDAM Kabupaten Kudus
  • Kabupaten Semarang
  • PDAM Tirta Agung Temanggung
  • PDAM Intan Banjar

 

Peraih TOP BUMD 2017 Kategori Pelanggan di Atas 100.000 SR:

  • PDAM Surya Sembada Surabaya
  • PDAM Tirta Kencana Kota Samarinda
  • PDAM Tirta Moedal Kota Semarang
  • PDAM Tirtawening Kota Bandung
  • PT Adhya Tirta Batam

 

Comments

Berita Lainnya: