PERPAMSI Lakukan Pemetaan 10 Juta SR

PERPAMSI Lakukan Pemetaan 10 Juta SR

PERPAMSI dan IUWASH, dengan dukungan Direktorat SPAM, Kementerian PUPR, melakukan roadshow ke berbagai daerah Tanah Air. Kunjungan lapangan bertujuan melakukan pemetaan terhadap PDAM sebagai langkah awal penguatan dan pencapaian program 10 juta sambungan rumah yang dicanangkan Wapres HM. Jusuf Kalla.

Diawali pada tanggal 12 Januari 2016 yaitu pada saat PERPAMSI menghadap Wapres HM. Jusuf Kalla dalam rangka permohonan keringanan utang PDAM seluruh Indonesia. Namun, jawaban dari Wapres sangat  tidak diduga, ternyata bukan hanya keringanan utang, Wapres mengeluarkan kebijakan penghapusan utang sebanyak 114 PDAM di Indonesia senilai total Rp 3,2 triliun.

Dalam kesempatan tersebut, tidak semata-mata penghapusan utang, Wapres juga mencanangkan Program 10 Juta Sambungan Rumah yang diharapkan bisa direalisasikan sampai tahun 2019. Untuk merealisasikan program 10 juta, Wapres juga mengatakan bahwa pemerintah menyediakan dana sekitar Rp 50 triliun dan akan diupayakan lagi Rp 30 triliun sehingga jumlah totalnya menjadi Rp 80 triliun sampai dengan tahun 2019.

Guna mewujudkan program 10 juta sampai tahun 2019, tentunya perlu kerja keras dan sinergitas semua pihak terkait mulai pemerintah (pusat dan daerah), PDAM, termasuk PERPAMSI maupun IUWASH. Khusus untuk PERPAMSI dan IUWASH, tentu tugas dan tanggung jawabnya disesuaikan dengan kapasitas dan kemampuannya. Salah satu bentuk kontribusi PERPAMSI dan IUWASH yakni pemetaan terhadap PDAM dalam rangka mengkaji kesiapan PDAM untuk bisa menyerap program 10 juta.

Pembagian kerja pun dimulai, tim PERPAMSI dan IUWASH memulai pemetaan secara simultan. PERPAMSI mendapat tugas melakukan pemetaan di 22 provinsi dengan jumlah PDAM yang dilakukan pemetaan sebanyak 236 PDAM yaitu Aceh, Riau, Kepri, Jambi, Sumbar, Sumsel, Bangka Belitung, Lampung, Bengkulu, Bali, NTB, NTT, Kalbar, Kalsel, Kaltim, Kalteng, Kaltara, Sulut, Sulteng, Sultara, Sulbar, dan Gorontalo. Team pemetaan dari PERPAMSI  berjumlah 6 team dengan setiap team terdiri dari dua orang tenaga ahli yang sebagian besar adalah mantan direktur/direktur utama PDAM. Pemetaan yang dilakukan team PERPAMSI dimulai sejak 18 April hingga 27 Mei 2016.

Sedangkan team IUWASH melakukan pemetaan di 11 provinsi antara lain Sumut, Banten, Jabar, Jateng,  D.I. Yogyakarta, Jatim, Sulsel, Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat. Adapun jumlah PDAM yang dilakukan pemetaan oleh IUWASH sebanyak 170 PDAM. Pemetaan yang dilakukan  team IUWASH dimulai 28 Maret hingga 23 April 2016.

Adapun para tenaga ahli yang dilibatkan untuk pemetaan program 10 juta antara lain;  Awaluddin Setya Aji, Prijono, Marleni, Gagak Eko (AKATIRTA Magelang), Agus Adnan  (mantan Dirut PDAM Kota Tarakan), Rifqie Basri  (mantan Dirut PDAM Intan Banjar), Tano Baya (mantan Dirut PDAM Kota Pontianak), Enjang Hasanudin (mantan Dirut PDAM Kab. Tasikmalaya), Pian Sopian (mantan Dirut PDAM Kota Bandung), Noor Haryadi (mantan Dirut PDAM Kab. Semarang), Bambang Purwadi (mantan Dirut PDAM Kab. Cilacap), Henry Darwin  (mantan Dirtek PDAM Kota Bogor), dan Chairul Anwar (mantan Dirut PDAM Kota Pasuruan).

Setelah semua proses verifikasi selesai, selanjutnya akan dilakukan konsolidasi untuk menentukan langkah-langkah implementasi 10 juta sambungan, yang dalam hal ini dikoordinir oleh Direktorat PSPAM, Kementerian PUPR. (Pras)

Comments

Berita Lainnya: