PDAM Kota Bogor Layani Wilayah Strategis

PDAM Kota Bogor Layani Wilayah Strategis

Kecamatan Tanah Sereal adalah salah satu kawasan strategis yang direncanakan akan menjadi kawasan pusat kota baru Kota Bogor. Faktor penyediaan air bersih tentulah menjadi salah satu kunci sukses untuk merealisasikan konsep tata ruang yang lebih baik bagi Kota Hujan ke depan.

Untuk mendekatkan diri kepada pelanggan, sekaligus sebagai wadah komunikasi dan informasi, PDAM Tirta Pakuan menggelar temu pelanggan dengan warga Kecamatan Tanah Sereal di Danau Marcopolo Cimanggu City, Jalan Soleh Iskandar Kota Bogor, Jumat (15/4). Kegiatan ini dihadiri Wakil Wali Kota Bogor Usmar Hariman, Pjs. Dirut PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor Deni Surya Senjaya, beserta undangan terkait lainnya.

Wawali Usmar Hariman mengapresiasi kegiatan temu pelanggan dengan warga Tanah Sereal dalam rangka HUT Ke-39 PDAM Tirta Pakuan. Menurutnya, melalui kegiatan ini pelanggan dapat menyampaikan permasalahan terkait pelayanan air bersih. Terkhususnya di Kecamatan Tanah Sareal yang masuk kategori Zona 4. “Data yang ada, pelayanan air bersih di Tanah Sareal mencapai di atas 86,2 persen cakupan layanan dalam mengakses penyediaan air bersih bagi warga,” terang Usmar.

Dikatakan, kurang lebih tiga tahun ke depan kewajiban Pemerintah Kota Bogor melalui PDAM mampu menyediakan air bersih bagi seluruh warganya. ”Pada tahun 2019 semua warga Kota Bogor sudah memperoleh layanan air bersih dari PDAM. Dengan kerjasa ma dan ketaatan pelanggan dalam membayar iuran PDAM, diharapkan mampu menurunkan tingkat  kebocoran dan hal lain untuk mendukung pelayanan 100 persen,” bebernya.

Saat ini jumlah pelanggan PDAM di kawasan Tanah Sareal sudah mencapai 27 ribu lebih. Dengan potensi pelanggan yang berjumlah kurang lebih 18 ribu, diharapkan pada tahun 2019 PDAM mampu memberikan layanan air bersih bagi warga Tanah Sareal. ”Hal ini menjadi suatu keharusan bagi PDAM dan Pemkot Bogor, ini juga berlaku bagi zona lainnya dengan menyediakan langkah yang konkrit,” tegasnya.

Berdasarkan desain tata ruang kawasan, Tanah Sareal termasuk zona kawasan sebagai kota baru yang akan mengalihkan beban Kota Bogor. ”Dua puluh tahun tahun ke depan perkembangan mulai dari Jalan Sholeh Iskandar sampai Salabenda,  Kecamatan Tanah Sareal nantinya akan menjadi pusat Kota Bogor, sebagai sentra bisnis, dan gedung, serta permukiman. Untuk itu PDAM harus focus dalam menanggapinya,” jelas Usmar di hadapan para pelanggan.

Pjs. Dirut PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor Deni Surya Senjaya sendiri berharap pihaknya mendapat masukan terkait permasalahan dan kendala  pendistribusian. Diakuinya, kawasan Cimanggu, Kecamatan Tanah Sareal merupakan kawasan paling jauh yang dilayani PDAM selain Kecamatan Bogor Barat. “Karena jarak yang cukup jauh, kami belum bias sepenuhnya mengakomodir para calon pelanggan dalam hal pelayanan penyediaan air bersih,” kata Deni.

Pendistribusian air bersih di Zona 4, jelas Deni, dilakukan dari reservoir Pajajaran yang bersumber dari Ciherang, Pondoksungai Cisadane. Permasalahan yang ada lebih disebabkan pipa yang kapasitasnya sudah sangat tidak memadai. “Untuk saat ini pipa kecil dari Pajajaran yang terpasang baru 1 km belum mencapai Tanah Sareal,” ujarnya. Untuk mengatasi kendala ini, pihak PDAM telah membangun reservoir di Jalan Merdeka. Diharapkan, setelah reservoir berfungsi, kendala distribusi air di wilayah Zona 4 dapat teratasi. (Iman/Humas Kota Bogor)

Comments

Berita Lainnya: