PDAM Kota Madiun Raih Zero Accident Award 2016

PDAM Kota Madiun Raih Zero Accident Award 2016

Penghargaan Zero Accident dari Gurbenur Jawa Timur kembali diterima PDAM Tirta Taman Sari Kota Madiun. Ini merupakan penghargaan keempat sejak tahun 2012-2015. PDAM Kota Madiun diikutsertakan oleh Dinas Sosial  Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Madiun dalam rangka Pembinaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di perusahaan. 

PDAM Kota Madiun termasuk salah satu penerima Zero Accident Award bersama 144 perusahaan lainnya di Jawa Timur yang terdiri dari  116 perusahaan besar, 21 perusahaan menengah dan 7 perusahaan kecil. Penghargaan Program Kecelakaan Nihil atau Zero Accident Award diserahkan Gubernur Jawa Timur Soekarwo kepada Direktur Utama PDAM Kota Madiun Bambang Irianto di Gedung Negara Grahadi Surabaya, 30 Maret 2016.

Pemberian penghargaan Zero Accident telah diatur melalui Keputusan Gubernur Jawa Timur No : 188/199/KPTS/013/2016 tentang Tim Penilai Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) bagi Perusahaan Peserta Zero Accident dan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) Award di Jawa Timur periode penilaian tahun 2015.

Menurut Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Kependudukan Provinsi Jatim  Hary Soegiri, program keselamatan K3 merupakan salah satu aspek perlindungan ketenagakerjaan, dan merupakan hak dasar dari setiap tenaga kerja yang ruang lingkupnya telah berkembang sampai kepada keselamatan dan kesehatan masyarakat secara nasional. Oleh karena itu, dalam kondisi apapun, K3 wajib dilaksanakan sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan standar yang berlaku baik standar nasional maupun internasional.

Bagi PDAM Kota Madiun mendapatkan Zero Accident Award bukanlah merupakan tujuan utama, atau sekadar kebanggaan semata, namun lebih dari itu, Zero Accident adalah bentuk komitmen yang kuat dan kepedulian yang tinggi dari jajaran direksi terhadap karyawan dalam rangka mewujudkan terciptanya kondisi di tempat kerja yang aman, nyaman, sehat dan produktif, serta menjamin keselamatan dan kesehatan kerja para karyawannya.

Menurut Bambang Irianto, sejak tahun 2012 PDAM Kota Madiun telah berusaha membudayakan K3 di lingkungan kerjanya, hal ini dibuktikan dengan diraihnya Zero Accident Award untuk yang pertama kalinya dari Pemrov Jatim di tahun yang sama. Usaha, motivasi dan kesadaran yang tinggi dari jajaran direksi dan segenap karyawan, melalui Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3) PDAM Kota Madiun, telah membuahkan hasil yakni terciptanya lingkungan kerja yang aman, sehat  dan produktif sehingga terwujudlah program kecelakaan nihil di perusahaan.

Dukungan yang sama sekaligus pembinaan K3 datang dari Pemerintah Kota Madiun beserta jajaran DPRD Kota Madiun, serta pihak Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Kependudukan Kota Madiun.  Oleh karena itu selama empat tahun berturut-turut sejak tahun 2012-sekarang , wali kota Madiun menerima penghargaan dari Gubernur Jawa Timur sebagai Wali Kota Pembina K3.

Jajaran PDAM Kota Madiun tak lupa mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang ikut berperan serta dalam mewujukan keselamatan dan kesehatan kerja. “Keselamatan dan kesehatan kerja merupakan tanggung jawab kita bersama. Mari utamakan keselamatan dan kesehatan kerja,” demikian Bambang Irianto. (Sukoharyono/PDAM Kota Madiun)

Comments

Berita Lainnya: