Pelantikan Unik Direktur PDAM Tegal

Pelantikan Unik Direktur PDAM Tegal

Byuur.. Siraman air di wajah Brahmono Weko Pujiono mengakhiri upacara pelantikannya sebagai Direktur PDAM Kabupaten Tegal pada hari Selasa, 26 Januari 2016 lalu.

Bupati Tegal Enthus Susmono dikenal sebagai sosok yang nyentrik. Sifat tersebut terutama terlihat jelas dari cara pria yang juga berprofesi sebagai dalang itu melantik pejabat baru di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tegal.

Selasa (26/1) lalu, Bupati Enthus pun kembali beraksi. Bertempat di reservoir Desa Timbangrejo, Kecamatan Lebaksiu, dia melantik Direktur PDAM Brahmono Weko Pujiono. Setelah disumpah, bupati mengguyur direktur terpilih dengan menggunakan ember dari atas meja. “Tugas direktur PDAM itu berat, karena harus bisa melayani seluruh masyarakat Kabupaten Tegal di bidang air bersih. Terutama di wilayah timur, misalnya Warureja dan Suradadi yang setiap musim kemarau selalu mengalami kesulitan air bersih,” tegas Bupati Enthus sebelum mengguyur bos PDAM. 

Pelantikan yang diwarnai hujan gerimis tersebut dimanfaatkan bupati untuk mengingatkan direktur terpilih bahwa sumpah jabatan mengandung tanggung jawab terhadap kesejahteraan masyarakat. Karena itu, bupati berharap direktur bisa mengedepankan kepentingan masyarakat Kabupaten Tegal dengan jujur, dan cermat.

“Tirulah direktur sebelumnya, Taufan Edi Raharjo. Beliau mampu menggunakan trik dan kiat dalam membesarkan sebuah instansi, dan melakukan peningkatan pelayanan prima pada rakyat Kabupaten Tegal,” ungkapnya.

Sementara itu, Direktur PDAM Kabupaten Tegal Brahmono Weko Pujiono menyatakan siap mengimplemetasikan visi dan misi yang sempat diuraikan di hadapan bupati dalam acara pelantikan. Sebagai direktur badan usaha milik daerah, dia berjanji akan memberi perhatian sama besar kepada sisi bisnis PDAM dan sisi pelayanan kepada masyarakat.

“Kami akan fokus mempertahankan kinerja perusahaan yang sehat, memberikan kepuasan pelanggan yang baik, memberi kontribusi perusahan pada Pendapatan Asli Daerah (PAD), dan melakukan pemeliharaan ekosistem lingkungan di kawasan sumber air,” terang Brahmono, seperti dikutip dari media setempat.

Brahmono akan menjabat Direktur PDAM Kabupaten Tegal untuk masa empat tahun yakni 2016-2020 menggantikan direktur lama, Taufan Raharjo. Sejumlah pejabat hadir dalam pelantikan itu di antaranya, Wakil Bupati Tegal Umi Azizah, Sekda Haron Bagas Prakosa,  beserta beberapa pejabat lainnya dan perwakilan perusahaan di Kabupaten Tegal.

Sebagaimana diketahui, beberapa waktu lalu bupati yang akrab disapa Ki Enthus ini juga melantik kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Staf Ahli Bupati di atas sebuah jalan berlubang yang digenangi air hujan. Uniknya lagi, dia mengakhiri prosesi tersebut dengan menyiram kedua pejabat anyar menggunakan air genangan yang berwarna cokelat dan kotor sebagai simbolik agar pejabat tersebut tidak segan-segan turun ke bawah dan membenahi permasalahan  yang banyak dikeluhkan warga. (Dvt)

Comments

Berita Lainnya: