PORPAMNAS Digelar Bulan September 2015

PORPAMNAS Digelar Bulan September 2015

Pekan Olah Raga antarPerusahaan Air Minum Tingkat Nasional (PORPAMNAS) akan digelar di Kota Surabaya, di minggu pertama atau minggu kedua bulan September 2015. Demikian salah satu hasil Rapat Koordinasi DPP PERPAMSI keempat di tahun 2015, yang digelar di Hotel Santika Jakarta, Sabtu (13/6) lalu. 

Rapat dipimpin Ketua Umum Rudie Kusmayadi, didampingi Wakil Ketua Umum Muslih dan Sekretaris Umum Ashari Mardiono. Dari jajaran pengurus, hadir Henki Sampouw (Ketua Departemen Peraturan dan Perundangan), Darwis Dolmanan (Ketua Departemen Organisasi dan Manajemen), Putu Gede Mahaputra (Ketua Departemen Sumber Daya Manusia), Benny Andrianto (Ketua Departemen Advokasi), Suloko (Ketua Departemen Sumber Daya Air), Henry M. Limbong (Ketua Departemen Kemitraan), Stephanus (Ketua Departemen Penyehatan dan Pengembangan PDAM). Tampak pula hadir dua Staf Ahli PERPAMSI, Alimuddin dan Purnama Ramadhan.

Dari Sekretariat PERPAMSI hadir Tenaga Ahli PERPAMSI Agus Sunara yang mewakili Direktur Eksekutif Subekti yang berhalangan hadir. Beberapa pejabat di lingkungan Sekretariat juga ikut menghadiri rapat koordinasi tesebut.

Dalam PORPAMNAS mendatang, diputuskan ada enam cabang olah raga yang dipertandingkan, plus dua cabang eksibisi. Keenam cabang tersebut adalah bulu tangkis, bola voli, tenis meja, tenis lapangan, futsal, dan catur. Adapun dua cabang olah raga yang bersifat eksibisi adalah tarik tambang dan lomba dayung. Di samping itu, masih ada lomba vokal, joget, dan senam beregu yang juga akan dipertandingkan.

Untuk persoalan peraturan penyelenggaraan, DPP PERPAMSI sangat serius memperhatikan hal ini  mengingat banyaknya masukan dari para peserta di daerah atas penyelenggaraan PORPAMNAS sebelumnya. Karena itu, diputuskan titik berat penyelenggaraan PORPAMNAS adalah silaturahim antartukang ledeng di seluruh Indonesia dari tingkat operator sampai direksi. Dengan kata lain  bukan sekadar mengedepankan aspek prestasi semata. Karena itu, para peserta yang mengikuti pertandingan diatur dengan sangat ketat agar menghindarkan terjadinya pemakaian “pemain cabutan”.

Untuk itu, para peserta PORPAMNAS diwajibkan memiliki SK Pegawai Tetap serta Kartu Dapenma Pamsi atau BPJS/asuransi. Jika peserta melanggar ketentuan yang ditetapkan, sanksi yang dijatuhkan tidak main-main. Salah satunya, pencabutan subsidi dari DPP.

Selain membahas perihal pelaksanaan PORPAMNAS, dalam rapat sekira tiga jam itu juga dibahas sejumlah agenda penting yang akan segera dijalankan. Di antaranya terkait program Global Water Operators Partnership Alliance (GWOPA), yang bekerja sama dengan Japan Water Works Association (JWWA) yang akan digelar Agustus mendatang, serta program penjaringan penerima beasiswa untuk mengikuti studi di Akatirta Magelang.

Terkait permohonan delegasi dari Provinsi Kalimantan Utara mengenai pembentukan DPD PERPAMSI yang baru, rapat menunjuk tim yang terdiri dari Benny Andrianto, Stephanus, dan Darwis Dolmanan untuk melakukan kajian mengenai aspek hukum, organisasi, dan penyehatan. Hal ini disebabkan belum adanya ketentuan yang mengatur pembentukan DPD baru dan pemilihan ketua DPD untuk pergantian antarwaktu (PAW). Nantinya, hasil kajian tersebut akan menjadi rekomendasi dalam mengambil keputusan mengenai pembentukan DPD baru.

Beberapa poin pembahasan yang belum mencapai kata sepakat dalam rapat diagendakan untuk dibahas lebih lanjut. Dalam kesempatan tersebut, rapat mengamanatkan untuk dibentuk panitia kecil dari para pengurus DPP. Salah satu poin yang cukup krusial adalah mengenai pemilihan sosok untuk mengisi jabatan Kepala Biro Penyehatan PDAM Sekretariat DPP PERPAMSI yang lowong pasca berpulangnya almarhum Eddy Akhirwan, Maret 2015 lalu. (Rs)

Comments

Berita Lainnya: