13 PDAM Naik Status Menjadi Sehat

13 PDAM Naik Status Menjadi Sehat

Sebanyak 13 PDAM yang memiliki kriteria Kurang Sehat naik statusnya menjadi Sehat. Ketiga belas PDAM tersebut tersebar di beberapa wilayah di Sumatera dan Jawa. Penilaian kinerja yang dilakukan Badan Pendukung Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (BPPSPAM) tersebut berdasarkan empat aspek yakni keuangan, pelayanan, operasional dan sumber daya manusia (SDM). "Itu belum dilakukan audit BPKP.  Namun, setelah kita nilai sudah ada 13 PDAM yang melakukan turn around sehingga statusnya menjadi Sehat," jelas Anggota BPPSPAM Setio Djuwono di sela-sela Workshop Peningkatan Cakupan Pelayanan, di Bandung, Kamis (9/10) lalu. Upaya yang dilakukan PDAM untuk mengubah statusnya dari Kurang Sehat menjadi Sehat, selain dari komitmen internal PDAM untuk memperbaiki perusahaan, juga tak terlepas dari peran BPPSPAM menemui langsung pemerintah daerah sebagai pemilik PDAM. Meski upaya yang dilakukan telah membuahkan hasil, Setio menilai masih banyak yang harus dilakukan mengingat BPPSPAM menargetkan PDAM yang sehat di tahun ini bertambah 35 PDAM.

Berdasarkan hasil evaluasi penilaian BPPSPAM terhadap 350 PDAM tahun 2013, PDAM sehat mencapai 176 PDAM atau 50 persen, PDAM Kurang Sehat mencapai 104 PDAM atau 30 persen, PDAM Sakit mencapai 350 PDAM atau 20 persen. Diungkapkan Setio, langkah BPPSPAM meningkatkan kinerja PDAM dihadapkan pada beberapa persoalan, seperti meter air yang tidak pernah digant dan belum maksimalnya penerapan billing system. "Kita usahakan mereka mengganti meter air, billing system kalau bisa dengan digital. Kita juga berupaya menata jaringan distribusi dengan pemerataan tekanan untuk menurunkan kebocoran teknis dan illegal connection," ucapnya. Setio juga mengatakan semestinya PDAM juga dapat tegas, terutama untuk mengatasi masalah yang dihadapi seperti pelanggan yang menunggak. Bila perlu pelanggan yang menunggak ditindak secara hukum. "Seperti yang dilakukan Kota Semarang, melibatkan aparat penegak hukum untuk menyelesaikan masalah tunggakan ini. Itu bagus dan tegas," demikian Setio Djuwono.  Hj

Comments

Berita Lainnya: